ANCAMAN YANG LEBIH BERBAHAYA DARI KORONA: PANIK !!!

Panik korona masyarakat mulai serbu supermaker, dampak korona harga masker naik 10 kali lipat. Indek harga saham gabungan jebol, akibat virus korona. Itulah yang menjadi Headlines beberapa hari ini.

Hal yang di takutkan pun terjadi, Korona masuk ke indonesia. kesedihan dan keprihatinan pun terjadi. Memang kita semua hawatir, memang kita semua harus waspada. Tapi, terlebih dari semua itu, sebenarnya Virus yang lebih mematikan adalah Virus kepanikan. Ya kita tidak boleh panik, karena panik justru akan memperburuk situasi. Ketidak tenangna dalam mengahadapi masalah justru akan menciptakan masalah baru yang lebih bermasalah.

Ini dia sebuah Analogi untuk kamu! Ini adalah Analogi terbaik.

Bayangakan kamu tiba-tiba ditengan lautan, lalu tiba-tibakamu terjatuh dari kapal dan kamu sadar bahwa kamu tidak bisa berenang. Apa yang akan kamu lakukan?

banyak orang panik lalu menggerak-gerakan kaki dan tangan dengan random tidak braturan dan berharap bisa keluar dari air, dan tidak tenggelam. Tahukan kamu? Kalau itu yang kamuj lakukan justru yang terjadi adalah sebaliknya, kalau kamu panik dan bergerak-gerak sendiri seperti itu justru kamu akan tenggelam lebih cepat! Ya kepanikanmu lah yang akhirnya akan menguras tenagamu. Membuatamu lelah dan akhirnya meneggelamkanmu.

Lalu apa yang harus kamu lakukan? “TENANG” Yap,,, Stay calm.

Tahukah kamu walupun kamu nggka bisa berenang. tapi kamu memiliki kemampuan untuk bisa mengambang, Ya, setiap manusia bisa mengapung di air karena memiliki daya apung yang teradi karena volume tubuh manusia lebih besar daripada volume air. Saat berat air dan tubuh manusia yang sama di bandingkan. Yang perlu kamu lakukan adalah “TENANGKAN DIRI JANGAN PANIK”

Dan usahakan setenang mungkin untuk tidur terlentang di air sambil merentangkan tangan dan kaki wajah dan pandangan mata menghapapd ke atas dan kemudian bernaps seperti biasa.

Kalau kamu melakukan hal ini, bukan hanya saja kamu bisa mengapung. tapi, kamu akan menghemat energi kamu jauh lebih lagi dan membuat kamu tidak tenggelam sampai kamu mendapatkan pertolongan,.

Begitu juga seharusnya sikap kita terhadap situasi sekarang ini. Virus Korona baru saja masuk ke Indonesia dan sampai sekarang belum ditemukan obat dan virus penangkalnya. Lalu apa sikap kita?

KIta Punya dua pilihan: Kalau kita panik dan bertindka sendiri-sendiri seruduk san seruduk sini tidak mengikuti intruksi, mudah termakan imformasi yang tidak benar. dan yang lebih parah lagi adalah kit ikut menyebarkan informasi tanpa klarifikasi. Kalau itu yang kita lakukan, justru itulah yang akan memperburuk situasi. tapi, yang sebenernya yang harus kita lakukan adalah TENANG DAN TETAP WASPADA Jaga diri, jaga kebersihan.

Tinggalkan komentar