
Ada orang yang engak pernah kuliah tapi bisa sukses jadi pengusaha, tapi ad juga nih yang pinter banget sampai S2, S3 tapi masih pengangguran enggak dapet kerja. Jadi untuk sukses itu sebenernya apa sih?
Ternyata cerdas secara pikiran saja enggak cukup, tapi ada kecerdasan lainnya yang juga harus kamu kuasai untuk bisa memaksimalkan potensi kamu.
kunjungi juga: 5 hal wajib di pagi hari yang mengubah masa depan
Berikut adalah 5 jenis kecerdasan untuk mencapai kesuksesan
1 Intelligence Quotient
Ynag pertama IQ atau Intelligence Quotient kemampuan seseorang dalam menangkap informasi mempelajari dan memhami hal-hal yan baru, memiliki kecerdasan IQ yan tinggi masih diangggap sebagai modal utama untuk meraih kesuksesan karena logikanya dengna IQ yang tinggi seseorang akan memiliki kemampuan akademik yang baik berarti bisa masuk ke universitas unggulan. Nilai IPK tinggi akan lebih mudah mencari pekerjaan diperusahaan ternama. Apakah benar sesederhana itu? nyatanya enggak juga, kalau kamu hanya mengadalkan IQ saja, kamu enggakakan bisa bersaing dalam kehidupan sehari-hari. IQ memang penting, tapi ada yang berikutnya.
2 Emotional Quotient
Yang kedua EQ atau Emotional Quotient kemampuan seeorang dalam mengendalikan emosinya sendiri bahakn ia pu juga bisa mengendalikan emosi orang lain. karena fakta membuktikan ornag yang Iq-nya rendah tapi EQ-nya tinggi itu biasanya lebih sukses dibandingkan mereka yang IQ-nya tinggi tapi EQ-nya rendah. Hal ini juga terbukti nih dari riset perusahaan konsultan yang meminta direktur dari 100 perusahaan terbesar di US untuk memberikan alasan utama kenapa mereka memcat pegawainya, hanya 30% alasan dari mereka untuk memecat pegawainya hanya karena tidak kompeten, sisanya pegawai itu dipecat karena mereka enggak mampu untuk bekerja sama dengan pekerja lainnya, enggak jujur, selalu membawa aura negatif dan juga kurang termotivasi. Well dari hasil riset ini telah dibuktikan bahwa kecerdasan emosi lebih penting dari pad sekedar kompetensi. Seseorang yang memiliki kecerdasan emosional yang baik, mereka tidak akan membiarkan perasaannya menghancurkan kinerja profesionalitasnya, ia akan bekerja semaksimal mungkin meskipun sedang merasa jengkel, kecewa atau bahkan sedih-sedihnya. percuma punya IQ tinggi kalau dikit-dikit ngambek enggk bisa kendalikan emosi. orang yang mampu mengelola emosinyasecar baik akan mampu mengendalikan perasaannya untuk mencapai tujuan yang diinginkannya memiloki IQ tinggi memang akan membantu meningkatkan kopentansi kamu tapi punya EQ yang baik akan membantu bisa melangkah lebih jauh
3 Adversity Quotient
AQ atau Adversity Quotient kemampuan untuk bisa menghadapi tantangan kesulitan masalah di dalam hidup jangna hanya ussah disaat mudah tapi kamu juga harus mau berproses harus mampu berjuang di saat susah.
Ada 3 tipe orang disaat dia bertemu dengan tantangan.
Tipe yang pertama adalah Quitter ketika dia melihat tantangan, belum dicoba biasanya sudah langsung menyerah kata-kata favoritnya, ah enggk bisa aduhh.. enggak mampu, enggak mungkin
Yang kedua Camper ciri-cirinya adalah dia selalu merasa aman di zona nyaman, cirinya adalah orang ini suka menghindari tantangan, jadi sebisa mungkin ya sudah deh disini saja sudash nyaman kok udah enak kok enggak perlu naik lagi enggak perlu berjuang lagi. Akhirnya stuck enggak bisa maju tapi juga gak bisa mundur walaupun sekalipun dia jug berusaha yah tapi berusaha untuk bersenang-senang saja dengan usaha seadanya, semampunya semasa masih nyaman dan cenderung menghindari dari cobaan
Tipe yang ke tiga Climber mereka bisa melihat harapan dibalik penderitaan keinginan yang besar menjadikannya tidak mudah terpengaruh dengan lingkungan sekitarnya lah yang nantinya akan terpengaruh oleh sikap positifnya. Selalu memiliki kepercayaan diri yna tinggi membuat dia bergairah untuk mencapai tujuan hidup yang lebih baik lagi, yang namanya tantangan itu adalah makanan sehari-hari orang ynag memiliki Adersity Quotient nya tinggi dia akan bisa mengubah tantangan menjadi sebuah kesempatan
4 Financial Quotient
FQ alias Financial Quotient merupakan kemampuan seseorang untuk mengerti arti dan juga manfaat keuangan bisa menghasilkan uang bukan berati seseorang itu sudah sukses atau memiliki Financial Quotient yang tinggi loh karena sering kali kita mendengar banyak banget nih artis yang bangkrut di saat mereka sudah tidak lagi populer mereka juga tersenang penyakit bahkan mereka juga enggak mampu untuk membayar biaya pengobatan rumah sakit dan harus menerima sumbangan dari orang lain.
Hal ini lah yang menjadi pembelajaran penting semua penting untuk bisa menguasai yang namanya Financial Quotient, kenapa? karena tnapa Finacial Quotient seseorang tidak bisa mengelola kuangan nya dengan baik maka hidupnya kita pun kacau balau tidak bisa membuat perencanaan keuangan sehingga uangnya selalu habis mudah tertipu dengan segala investasi-investasi memikat tapi menyesatkan sedangkan orang yang memiliki Financial Quotient yang lebih tinggi orang ini akan mampu untuk bisa mengelola dan megatur keuangan mereka. mereka bisa bukan hanya meng hasilkan uang yang berkali-kali lipat tapi berpuluh-puluh kali lipat karena mereka juga bisa membuat uang mereka bekerja untuk mereka.
5 Spiritual Quotient
SQ alias Spiritual Quotient merupakan tingkat kecerdasan yang tertinggi kecerdasan ini adalah kemampuan untuk bisa menjadi lebih bijaksana dan bisa memaknai kehidupan kecerdasan ini bisa melihat dan membantu kamu melihat dari sudut pandang yan lebih luas dan juga bisa menyadari pentingnya nilai-nilai kehidupan untuk selalu bersyukur akan apa yang dimiliki saat ini karena namanya juga hidup ada yang namanya Achievement dan ada juga yang namanya Fulfilment.
Pernah enggak sih kamu berfikir kenapa kamu hidup di dunia ini? apa yang masih bisa kamu lakukan selama kamu masih ada di dunia ini, apa yang membuat hidup kamu lebih bermakna? apa yang membuat kamu lebih tenang dan bahagia di dalam hidup ini? karena bahgia itu pada akhirnya bukan hanya pencapaian bukan hanya sukses, bukan hanya banyak uang. Tapi bahagia itu adalah bagaimana kamu bisa memaknai hidup ini, untuk ini? untuk siapa? dan bagaimana kamu bisa memiliki pertanggungjawaban kepada yang di Atas sang pencipta, Spirual Quotient yang juga penting yang harus kamu pelajari adalah bagaimana kamu bisa mengubah ekspetasi menjadi apresiasi.