
Mempunyai impian besar dan memilih untuk menjadi pemalas adalah cara yang paling indah untuk menjadi gila. ya, Mana ada orang pemalas bisa mencapai impiannya kalau dia memikirkan impiannya terus dia tidak melakukan apa-apa lama-lama dia bisa jadi gila. Mending jadi orang bodoh tapi rajin daripada jadi orang pintar tapi pemalas, orang bodoh tapi rajin setidaknya dia bisa hidup karena dia rajin. tapi orang pintar kalau pemalas dia nggak akan jadi apa-apa. Buya Hamka pernah menulis “Salah satu pengkerdilan terkejang dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah”
harusnya pekerjaan tersebut bisa kamu selesaikan saat itu, tapi karena kamu malas akhirnya kamu menundanya untuk dilakukan besok. sehingga besok pekerjaan kamu malah menjadi berlipat, akibatnya nilai kamu dimata bos dan karyawan yang lain menjadi jelek.
Padahal bisa saja kalau kamu menyelesaikan mungkin promosi jabatan menunggu kamu harusnya kuliahmu bisa rampung semester ini karena kamu banyak menundanya akhirnya kamu harus menunggu lagi sampai semester depan. Akibatnya uang orang tuamu yang harusnya bisa dialokasikan terhadap hal yang lain atau mungkin biaya haji mereka kebuang lagi karena harus membayara uang semester kamu.
harusnya kamu bisa menjalankan ide bisnis yang sudah kamu rancang, tapi karena kamu menundanya maka siap-siap saja ide bisnis itu justru di eksekusi oleh orang lain. Menunda bukan cuma bisa membuang uang dan kesempatan tapi yang lebih parahnya adalah dengan menunda pekerjaan kamu menunda kesuksesan. Represing dengan teman-teman ngopi ngobrol ngaler-ngidul, nongkrong di cafe sih boleh-boleh saja selama semua pekerjaan kamu sudah bisa kamu selesaikan, tapi kalau pekrjaanmu tidak terselesaikan dan kamu lebih memilih ningkrong dan ngopi-ngopi akibtnya akan tambah parah kamu akan makin setres setelah habis nongkrong tersebut.
Kalau kamu menunda pekerjaanmu silahkan tapi perlu kamu ketahui kalau banyak sekali temanmu yang lagi bekerja keras untuk bisa mengambil posisimu bahkan bisa melampaui kamu kalau kamu menunda-nunda untuk mengerjakan kuliahmu silahkan, tapi saat kuliahmu tertunda setahun akan banyak sekali kesempatan dan lowongan pekerjaan atau peluang bisnis yang tidak bisa kamu ambil karena kamu sibuk masih menyelesaikan kuliahmu.
kalau kamu anggap itu penting, kamu akan menemukan banyak cara untuk melakukannya. Tapi kalau kamu menganggap itu tidak penting maka kamu akan menemukan banyak alasan untuk mengerjakan.
Disiplin adalah pembeda mana orang yang hanya ngomong besar dan mana orang yang bekerja besar.Dunia pekerjaan sekarang sangatlah kejam prusahaan begitu kompetitip dan mereka sangat membutuhkan orang-orang yang punya preposionalisme yang tinggi sehingga peruahaan mereka bisa bertumbuh.
Pada saat kamu dianggap tidak punya lagi kompetensi maka siap-siap kamu akan dibuang dari perusahaan itu. Dunia bisnis juga tidak kalah menyeramkan, saat kamu menunda maka kamu akan kehilangan pekerjaan kalau kepercayaan hilang maka siap-siap untuk terjungkal kebawah karena pelayanan adalah segalanya .
Sebuah bisnis bisa besar kalau pemilik bisnis memiliki kompetensi dan preposonalisme yang baik dan ciri-ciri orang yang punya kompetensi dan preposonalisme yang baik adalah mereka yang mampu menyelesaikan pekerjaan mereka sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
Biasakanlah untuk tepat waktu dan merencanakan berdasarkan prioritas, buatlah deadline target dan lakukan tugas sesuai jadwal. Jangan memaksakan diri saat benar-benar lelah, beranilah menolak hal-hal yang bukan prioritas dan kurangi hal-hal yang tidak roduktif.
Dunia tidak perduli dengan kondisimu saat ini, jangan menunggu mood datang tapi ciftakanlah moodmu untuk mengerjakan apa yang sudah kamu kerjakan.